
PERGILAH, JADIKANLAH SEMUA BANGSA MURID-KU

Shalom Saudara yang dikasihi Tuhan Yesus!
Tahun 2026 adalah Tahun Amanat Agung (The Year of The
Great Commission). Ayat emasnya diambil dari Matius
28:18-20 dan Matius 24:14.
Istilah “Amanat Agung” dipopulerkan oleh Hudson Taylor,
seorang misionaris yang melayani di daratan China pada
abad ke-19. Hudson Taylor terkenal dengan kutipannya,
“Amanat Agung bukanlah sebuah pilihan untuk
dipertimbangkan, melainkan sebuah perintah untuk ditaati”.
Yang dimaksud dengan “Amanat” bukanlah sekedar perintah,
tetapi suatu perintah pengutusan yang diperlengkapi
dengan kuasa dan otoritas ilahi, sesuai dengan perkataan
Yesus dalam Matius 28:18-19 TB, “Kepada-Ku telah
diberikan segala kuasa di surga dan di bumi. Karena itu,
pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku”
Setiap kali kita berbicara tentang Amanat Agung, maka
kita diingatkan tentang hal-hal sebagai berikut:
1. Kita harus menjadi murid Tuhan Yesus.
2. Tugas utama dari seorang murid Tuhan Yesus.
3. Untuk menyelesaikan tugas kita sebagai murid Tuhan
Yesus tidak bisa dengan kekuatan sendiri tetapi dengan
kuasa Roh Kudus.
4. Target untuk menyelesaikan Amanat Agung pada tahun
2033.
5. Untuk menyelesaikan Amanat Agung sampai dengan tahun
2033 harus dengan metode Tuhan Yesus.
MENYELESAIKAN AMANAT AGUNG DENGAN KUASA PENTAKOSTA
KETIGA
Goal sebagai orang percaya sesuai dengan Roma 8:29
adalah untuk menjadi serupa dengan gambar-Nya. Itu
adalah murid Tuhan Yesus. Katakan Amin!
1 Yohanes 2:6 berkata
“Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia
wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.”
Kalau kita hidup sama seperti Kristus telah hidup, maka
kita akan menjadi serupa dengan gambar-Nya. Ini adalah
murid Tuhan Yesus. Jadi murid Tuhan Yesus adalah mereka
yang hidupnya sama seperti Kristus telah hidup.
Sesuai dengan Matius 28:18-20, maka tugas utama dari
murid Tuhan Yesus tanpa melihat profesinya, adalah
menjadikan semua bangsa murid Tuhan Yesus. Artinya kita
SEMUA harus menyelesaikan Amanat Agung.
Untuk menyelesaikan Amanat Agung tidak bisa dengan
kekuatan sendiri tetapi harus dengan kuasa Roh Kudus.
Sebelum Tuhan Yesus naik ke surga Ia memberikan pesan
yang terakhir kepada murid-murid-Nya dari Kisah Para
Rasul 1:8 TB,
“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun
ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di
Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke
ujung bumi”.
Setelah itu Tuhan Yesus naik ke surga.
Setelah Tuhan Yesus naik ke surga, apa yang dilakukan
oleh murid-murid-Nya. Mereka pergi ke Yerusalem dan
tinggal di kamar loteng. Mereka melakukan itu karena
pesan Tuhan Yesus bahwa mereka tidak boleh meninggalkan
kota Yerusalem sebelum diperlengkapi dengan kuasa dari
tempat tinggi.
Apa yang mereka lakukan di kamar loteng? 120 murid semua
bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama. Artinya
mereka berdoa, memuji dan menyembah Tuhan dalam unity
siang dan malam. Ini adalah Prinsip Restorasi Pondok
Daud. Ini adalah Prinsip Menara Doa.
Selama 10 hari mereka melakukan itu. Dan pada hari raya
Pentakosta, tiba-tiba terdengarlah bunyi seperti tiupan
angin keras dan setelah itu tampaklah lidah-lidah
seperti nyala api hinggap kepada mereka masing-masing.
Mereka dipenuhi dengan Roh Kudus dan mereka mulai
berkata-kata dalam bahasa-bahasa yang diberikan oleh Roh
kepada mereka untuk mengatakannya. Itu adalah bahasa Roh.
Setelah itu mereka dipakai Tuhan secara luar biasa untuk
melakukan Amanat Agung.
Ini yang disebutkan dengan peristiwa Pentakosta yang
Pertama. Pentakosta yang Pertama ini dahsyat. Mengapa?
Karena dalam waktu beberapa ratus tahun, 70% dari dunia
yang dikenal waktu itu, yaitu yang berada di bawah
kekaisaran Romawi menjadi Kristen. Pertanyaannya: Apakah
Amanat Agung sudah selesai? Belum.
Karena itu pada tahun 1906, kembali Roh Kudus dicurahkan
seperti yang terjadi pada Pentakosta Pertama, yaitu di
Azusa Street, Los Angeles, Amerika Serikat. Seorang
hamba Tuhan berkulit hitam yang bernama William Seymour
dipakai Tuhan. Ini yang disebut dengan Pentakosta yang
Kedua. Pentakosta Kedua ini dahsyat, sebab menghasilkan
Gerakan Pentakosta dan Karismatik yang kita kenal
sekarang ini. Ada sekitar 700 juta orang yang
diberdayakan Roh Kudus hari-hari ini. Pertanyaannya:
Apakah Amanat Agung sudah selesai? Belum.
Karena itu pada hari-hari ini Roh Kudus kembali
dicurahkan, yang disebut dengan Pentakosta yang Ketiga.
Arti Pentakosta Ketiga adalah:
1. Pentakosta Ketiga adalah pencurahan Roh Kudus yang
dahsyat di zaman ini melebihi yang terjadi di Azusa
Street.
2. Pentakosta Ketiga akan mengakibatkan penuaian jiwa
yang terbesar dan yang terakhir sebelum Tuhan Yesus
datang kembali.
3. Pentakosta Ketiga akan membangkitkan generasi Yeremia
yaitu anak-anak muda yang dipenuhi Roh Kudus, cinta
mati-matian kepada Tuhan Yesus, tidak kompromi terhadap
dosa dan akan bergerak untuk memenangkan jiwa.
4. Pentakosta Ketiga lahir di Indonesia dan bergerak ke
bangsa-bangsa. Gerakan ini dari Timur ke Barat dan
kembali ke Yerusalem.
5. Pentakosta Ketiga akan memberikan kuasa untuk
menyelesaikan Amanat Agung dan setelah itu Tuhan Yesus
datang kembali.
Saya percaya dengan Pentakosta Ketiga ini Amanat Agung
akan selesai.
DNA gereja kita adalah Restorasi Pondok Daud, yaitu doa,
pujian dan penyembahan dalam unity siang dan malam.
Ternyata sekitar 2000 tahun yang lalu hal ini sudah
dilakukan oleh murid-murid Tuhan Yesus, yaitu pada waktu
menantikan peristiwa pencurahan Roh Kudus yang
disebutkan dengan Pentakosta yang Pertama. Siapa mengira
kita diberikan visi Restorasi Pondok Daud untuk
menantikan pencurahan Roh Kudus yang disebut dengan
Pentakosta Ketiga.
Hari hari ini Tuhan mengingatkan gereja-Nya tentang
tahun 2033. Sebenarnya ada apa sih dengan tahun 2033 itu?
Tahun 2033 adalah:
• Peringatan 2000 tahun Tuhan Yesus disalibkan, mati,
bangkit, naik ke surga.
• Peringatan 2000 tahun pencurahan Roh Kudus yang
berarti hari ulang tahun gereja yang ke-2000.
• Peringatan ke 2000 tahun dimulainya Amanat Agung.
Dan akhir-akhir ini Tuhan dengan kuat berbicara kepada
gereja-Nya di seluruh dunia tentang visi Amanat Agung.
Target untuk menyelesaikan Amanat Agung adalah tahun
2033.
Pada waktu Tuhan Yesus ditanya oleh murid-murid-Nya
tentang tanda kedatangan-Nya kedua kali dan tanda akhir
zaman, maka Tuhan Yesus menjawab yang salah satunya
terdapat dalam Matius 24:14 TB,
“Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh
dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu
barulah tiba kesudahannya.”
Dengan perkataan lain kalau Amanat Agung sudah selesai,
maka sesudah itu barulah tiba kesudahannya. Barulah
Tuhan Yesus datang kembali. Kata “sesudah itu” tidak ada
seorangpun yang tahu berapa lama. Bisa 1 hari, 1 minggu,
1 bulan, 1 tahun atau beberapa tahun. Tapi yang jelas
tidak akan lama, sebab Tuhan Yesus berkata, “Aku datang
segera”.
Saya tidak pernah mengatakan bahwa Tuhan Yesus pasti
datang pada tahun 2033. Itu tidak alkitabiah, saya tidak
berkata seperti itu. Tetapi yang saya katakana adalah;
tahun 2033 Tuhan Yesus bisa datang. Itu alkitabiah,
karena kedatangan Tuhan Yesus bisa sewaktu waktu.
Apa arti pesan ini buat kita? Waktu kedatangan Tuhan
Yesus sudah sangat sangat dekat. Kita harus
mempersiapkan diri sebaik-baiknya dengan menyelesaikan
Amanat Agung.
Sebagai murid-murid yang menerima Amanat Agung dari
Tuhan Yesus, kita harus belajar cara Yesus melakukannya,
sehingga kita bisa menjangkau dunia dalam 7 tahun
kedepan sampai tahun 2033.
METODE PENYELESAIAN AMANAT AGUNG
Pada General Assembly yang ke-14 dari World Evangelical
Alliance (WEA) di Korea Selatan tanggal 27-31 Oktober
2025 yang lalu, temanya adalah: “The Gospel for Everyone
by 2033”, Rick Warren menyampaikan tentang metode untuk
menyelesaikan Amanat Agung yang berlaku dimana saja dan
kapan saja.
Metode ini disingkat dengan P-E-A-C-E.
• P = Pass on the good news
Sampaikan kabar baik (Injil) kepada orang lain.
• E = Equip disciples
Perlengkapi para murid agar mereka bisa bertumbuh dan
melayani.
• A = Alleviate suffering
Ringankan penderitaan orang lain dengan menolong mereka.
• C = Continually pray
Berdoa terus-menerus.
• E = Establish new churches
Dirikan gereja-gereja baru.
Jadi ada 5 hal metode Yesus untuk menyelesaikan Amanat
Agung:
• Sampaikan kabar baik (Injil) kepada orang lain
• Perlengkapi para murid agar mereka bisa bertumbuh dan
melayani.
• Ringankan penderitaan orang lain dengan menolong
mereka
• Berdoa terus-menerus.
• Dirikan gereja-gereja baru.
Supaya kita bisa melakukan seperti yang Yesus lakukan,
maka seperti apa yang tertulis dalam 1 Yohanes 2:6,
bahwa kita wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.
STRATEGI PENYELESAIAN AMANAT AGUNG
Hal-hal yang dilakukan oleh Tuhan Yesus pada waktu Dia
masih ada di dalam dunia ini adalah sbb:
“Segala sesuatu dimulai dengan doa. Tuhan Yesus berkata
apa yang Dia katakan, apa yang Dia lakukan, semua itu
berasal dari Bapa. Yang berarti apa yang Tuhan Yesus
lakukan semua berasal dari doa, hubungannya dengan Bapa.
Jadi bagi saya yang menjadi prioritas utama yang harus
dilakukan lebih dahulu adalah continually pray (berdoa
terus menerus). Baru keempat hal lainnya dilakukan
sebagai tindak lanjut dari doa tersebut.”
P.E.A.C.E. dibuat sebagai singkatan supaya mudah diingat,
bukan sebagai urutan metode yang baku atau harus
dilakukan secara berurutan.
Yang dilakukan Tuhan Yesus adalah memberikan contoh
dalam hal memberi.
Keselamatan yang kita dapatkan karena Tuhan Yesus
memberikan nyawanya untuk kita. Kemudian apa yang harus
kita lakukan untuk membalas semua ini? Kita juga harus
memberi kepada Tuhan Yesus.
Tuhan Yesus berkata dalam Lukas 6:38 TB,
“Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik,
yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar
akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang
kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”
Jadi kalau kita memberi, Tuhan akan mengembalikan
berlipat lipat lipat kali ganda.
PERSEMBAHAN SULUNG
Sekitar 15 tahun yang lalu Tuhan berbicara kepada saya
untuk memberi melalui Amsal 3:9-10 TB,
“Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil
pertama dari segala penghasilanmu, maka
lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai
melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap
dengan air buah anggurnya.”
Ini yang disebut sebagai persembahan sulung.
Sampai hari ini saya tetap memberikan persembahan sulung
ini dan apa yang Tuhan janjikan tidak pernah tidak
ditepati. Saya tidak memaksa Saudara harus memberi
persembahan sulung. Tetapi kalau Saudara mau diberkati
di tahun-tahun yang sulit ini, lakukanlah itu dengan
hati yang rela dan sukacita, maka berkat Tuhan pasti
akan digenapi.
Persembahan sulung untuk tahun 2026 adalah seluruh
penghasilan yang kita peroleh pada bulan Januari 2026
dan itu diberikan pada bulan Februari 2026.
Persembahan sulung adalah hasil pertama yang merupakan
hasil terbaik secara kualitas maupun kuantitas. Hasil
pertama dari kita, bukan sisa sisa. Ini sesuai dengan
referensi dari catatan Amsal 3:9-10 dari The Apologetics
Study Bible dan catatan Alkitab Penuntun Hidup
Berkelimpahan seri Life Application Study Bible versi
Injili.
PENUTUP
Saya mengajak kita semua sebagai murid-murid Tuhan Yesus
untuk menyelesaikan Amanat Agung seperti metode yang
dilakukan oleh Tuhan Yesus. Sekali lagi hal ini akan
terjadi kalau kita hidup sama seperti Kristus telah
hidup. Sekali lagi, kita harus hidup sama seperti
Kristus telah hidup. Saya percaya kalau itu kita lakukan,
kita akan menjangkau dunia 7 tahun ke depan sampai
dengan tahun 2033. Haleluya!